Anda kangen masakan kampung? Kalau iya, banyak jawaban. Untuk Anda warga Serpong, Tangerang, dan sekitarnya, singgahlah di restoran Classic PAS.
Lokasinya berada di pemukiman terbesar dan prestisius, yaitu di Bumi Serpong Damai (BSD) City. Tepatnya, di kawasan bisnis Versailles, sangat dekat dengan perumahan cluster Versailles, hanya seratusan meter dari pintu keluar Tol BSD via jalur Pondok Indah.
Kalau Anda bertandang ke sana, pasti disambut dengan asap dari pembakaran yang terus mengepul. Adakah unsur mistis? Siswo Hadi Setyono, pemilik restoran ini menepis imej itu. "Oh, itu tidak ada sama sekali unsur mistis. Ini zaman modern. Bicara soal makanan, yang penting rasanya. Kalau enak, tidak perlu unsur mistis." Dia menggambarkan api sebagai semangat yang terus menyala.
"Api itu pertanda kehidupan," katanya berfilosofi. Faktanya, menu utama restoran ini memang berasal dari pembakaran yang mengepul itu. Masakan lodho ayam, yaitu ayam kampung bakar dibumbui santan kental yang superpedas nannikmat. Di makan dengan nasi gurih, yaitu nasi yang dimasak dengan aronan santan berbumbu.
Khusus untuk orang Jawa Timur, masakan ini bisa langsung akrab dengan lidah karena racikannya pasti pas dengan selera. Lodho ayam, kare menthok, nasi keraton, dan urapan segar adalah menu yang ditawarkan kepada pelanggan. Masakan ini khas dari Tulungagung, Jawa Timur.
Meski "berbau" kedaerahan, tetapi soal rasa ditanggung bikin ketagihan. Siswo Hadi Setyono mengatakan, ada nilai idealismenya ketika membuka bisnis ini. Dia ingin mengenalkan menu dari kota kelahirannya kepada masyarakat yang selama ini diserbu masakan waralaba asing.
"Inilah salah satu alasan kenapa restoran ini dinamakan Classic," ujarnya. Lodho ayam adalah menu warisan leluhur Tulungagung. Menu ini pasti hadir di setiap perjamuan pesta, syukuran, perkawinan atau acara-acara khusus lainnya masyarakat di sana. Aslinya, lodho ayam sangat pedas. Namun, untuk yang bukan penyuka pedas, tak usah khawatir karena di sini soal rasa bisa disesuaikan dengan selera lidah Anda.
Selain lodho, ada lagi menu unik yang ditawarkan yaitu kare menthok. Menthok adalah sebangsa bebek yang lehernya pendek. "Menthok itu biasanya amis.Tapi di restoran ini, menthok diracik menjadi masakan yang gurih, dagingnya empuk dan mantap di lidah," kata Siswo berpromosi.
Untuk mengimbangi rasa gurih dari masakan bersantan, ada pelengkap yang tak kalah nikmat yaitu urapan. Terbuat dari rebusan sayuran segar ditaburi parutan kelapa dan aroma rempah. Menu lain yang wajib dicoba adalah nasi rames khas keraton.
Di zaman dahulu, menu ini selalu disajikan di setiap pesta yang digelar Kasunanan Tulungagung. Terdiri atas nasi yang disajikan dalam satu wadah dengan soto ayam suwir bening, potongan kentang goreng yang tipis dan renyah, dan sepotong telur rebus. Nah, kini rasa kangen Anda pada masakan kampung segera terobati. Tunggu apa lagi, week end ini boleh juga bikin acara icip-icip di Classic PAS bersama keluarga. Harganya murah kok!
(sindo//mbs) Lokasinya berada di pemukiman terbesar dan prestisius, yaitu di Bumi Serpong Damai (BSD) City. Tepatnya, di kawasan bisnis Versailles, sangat dekat dengan perumahan cluster Versailles, hanya seratusan meter dari pintu keluar Tol BSD via jalur Pondok Indah.
Kalau Anda bertandang ke sana, pasti disambut dengan asap dari pembakaran yang terus mengepul. Adakah unsur mistis? Siswo Hadi Setyono, pemilik restoran ini menepis imej itu. "Oh, itu tidak ada sama sekali unsur mistis. Ini zaman modern. Bicara soal makanan, yang penting rasanya. Kalau enak, tidak perlu unsur mistis." Dia menggambarkan api sebagai semangat yang terus menyala.
"Api itu pertanda kehidupan," katanya berfilosofi. Faktanya, menu utama restoran ini memang berasal dari pembakaran yang mengepul itu. Masakan lodho ayam, yaitu ayam kampung bakar dibumbui santan kental yang superpedas nannikmat. Di makan dengan nasi gurih, yaitu nasi yang dimasak dengan aronan santan berbumbu.
Khusus untuk orang Jawa Timur, masakan ini bisa langsung akrab dengan lidah karena racikannya pasti pas dengan selera. Lodho ayam, kare menthok, nasi keraton, dan urapan segar adalah menu yang ditawarkan kepada pelanggan. Masakan ini khas dari Tulungagung, Jawa Timur.
Meski "berbau" kedaerahan, tetapi soal rasa ditanggung bikin ketagihan. Siswo Hadi Setyono mengatakan, ada nilai idealismenya ketika membuka bisnis ini. Dia ingin mengenalkan menu dari kota kelahirannya kepada masyarakat yang selama ini diserbu masakan waralaba asing.
"Inilah salah satu alasan kenapa restoran ini dinamakan Classic," ujarnya. Lodho ayam adalah menu warisan leluhur Tulungagung. Menu ini pasti hadir di setiap perjamuan pesta, syukuran, perkawinan atau acara-acara khusus lainnya masyarakat di sana. Aslinya, lodho ayam sangat pedas. Namun, untuk yang bukan penyuka pedas, tak usah khawatir karena di sini soal rasa bisa disesuaikan dengan selera lidah Anda.
Selain lodho, ada lagi menu unik yang ditawarkan yaitu kare menthok. Menthok adalah sebangsa bebek yang lehernya pendek. "Menthok itu biasanya amis.Tapi di restoran ini, menthok diracik menjadi masakan yang gurih, dagingnya empuk dan mantap di lidah," kata Siswo berpromosi.
Untuk mengimbangi rasa gurih dari masakan bersantan, ada pelengkap yang tak kalah nikmat yaitu urapan. Terbuat dari rebusan sayuran segar ditaburi parutan kelapa dan aroma rempah. Menu lain yang wajib dicoba adalah nasi rames khas keraton.
Di zaman dahulu, menu ini selalu disajikan di setiap pesta yang digelar Kasunanan Tulungagung. Terdiri atas nasi yang disajikan dalam satu wadah dengan soto ayam suwir bening, potongan kentang goreng yang tipis dan renyah, dan sepotong telur rebus. Nah, kini rasa kangen Anda pada masakan kampung segera terobati. Tunggu apa lagi, week end ini boleh juga bikin acara icip-icip di Classic PAS bersama keluarga. Harganya murah kok!
















